Diseminasi Konten Naskah Moderasi Beragama

Surabaya, bimas Islam-Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Muhammadiyah Amin mengatakan penyebaran gagasan dan sikap moderasi beragama

Kunjungan Kerja Pokjaluh Kota Palangkaraya

Kegiatan kunjungan pokjaluh dari kota Palangkaraya dilaksanakan pada tanggal 4 April 2019 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten.

Kunjungan Kerja Pokjaluh Kota Palangkaraya

Dalam kegiatan itu juga dilakukan bakti sosial di TK Harapan Bajulmati, Masjid Ceng Ho .

Kunjungan Kerja Pokjaluh Kota Palangkaraya

Bakti sosial dilaksanakan juga penanaman mangrove di pinggir sungai yang bermuara di laut ungapan dusun bajulmati kecamatan Gedangan.

Peningkatan Kompetensi Penyuluh agama Islam dan Qiyamul Lail

Kompetensi penyuluh agama Islam tidak hanya sebatas melaksanakan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat akan tetapi juga mempunyai kompetensi ibadah sholat malam.

Jumat, 17 April 2020

Penyuluh Pakisaji Tanggap Wabah Covid 19 Berbagi Ratusan Masker

Bersama Polsek
Penyuluh Agama bersama Polsek Pakisaji membagikan Masker gratis kepada masyarakat. Kegiatan pembagian masker kepada warga dilakukan di jalan raya depan KUA Pakisaji , Kamis (16/4).
Ust Saiful Mustofa (kepala KUA) mengatakan untuk membagikan masker di jalan raya Hari ini hanya di depan KUA, jumlahnya tidak terlalu banyak. Insyaallaah nanti kita akan tambah lagi dan dibagikan kepada masyarakat lainnya,"
Aiptu Tip Yani (polsek) dalam keterangan  dia berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya masker ditengah pandemi Covid-19 sehingga masyarakat terhindar dari virus yang saat ini melanda dunia. Ia mengatakan pembagian ini ditujukan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, terutama pengemudi angkutan umum, pedagang, dan lainnya.
"Sasaran utamanya petugas parkir, pedagang, pengemudi angkutan umum, dan lainnya. Lalu menyasar kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker," ucapnya.
Anjuran untuk mengenakan masker bagi masyarakat saat berkegiatan di luar rumah masih belum sepenuhnya disadari. Beberapa warga masih ditemukan keluar rumah tanpa masker dengan berbagai alasan. Mulai dari tidak tahu hingga tidak mampu.

Ust.Umbar (PAH) Dalam aksi sosial kali ini kami menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam usaha mencegah penyebaran Covid 19 dengan kesadaran memakai masker baik di rumah maupun ketika keluar rumah, dan ini adalah termasuk salah satu usaha kami dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan jama'ah.

Untuk mencegah penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) yang sedang terjadi di Indonesia khususnya di kecamatan Pakisaji, PAH Pakisaji selain
membagikan masker gratis kepada masyarakat juga melakukan Penyemprotan cairan desinfiktan yang difokuskan di Perum Karang Duren desa Karangduren ujar koordinator ( ust. Syaiful )
Semoga kegiatan ini bisa kami lakukan secara rutin dari desa kedesa yang lain tentunya di kecamatan Pakisaji.



Rabu, 15 April 2020

KELUARGA BESAR KUA KECAMATAN WAJAK PEDULI CORONA

Kec Wajak. Penyuluh agama Islam fungsional dan Honorer turut berkontribusi dalam pencegahan virus corona COVID-19 yang hal ini sudah dilakukan oleh masyarat luas, m

ulai dari mencuci tangan yang bersih, menggunakan masker, menghindari tempat ramai atau dikenal dengan istilah Social Distance, tidak bersalaman sementara, hingga menjaga jarak 1 meter dengan orang lain. Upaya tersebut sudah dilakukan dengan tujuan mencegah rantai penularan virus corona.

Banyak dampak yang ditimbulkan dari tersebarnya virus COVID-19 ini. Salah satu upaya pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus corona adalah menerapkan belajar di rumah, ibadah di rumah dan kerja di rumah HomeWork From (WFH)  bagi para pegawai negeri maupun swasta. Selain itu kita juga harus menjaga kebersihan diri dan juga kesehatan tubuh kita.

Dalam masa-masa HomeWork From (WFH)   keluarga besar KUA  dan Penyuluh Agama Islam Fungsional , Penyuluh Agama Islam Non PNS Beserta Mudin se- kecamatan Wajak melakukan kegiatan peduli penghentian dan penyebaran virus covid 19 dengan membagikan masker gratis  pada hari rabu, 15 april 2020 kepada masyarakat penguna jalan raya cokro aminoto kecamatan wajak.

PAH Kec. Pakisaji Bersama Polsek Cegah Covid 19

PAH Kecamatan  Pakisaji Peduli Covid 19 dengan cara melakukan penyemprotan cairan disektifikan bersama Polsek Pakisaji.
   Aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, dalam rangka mencegah penyebaran  Covid 19 pac gp ansor melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disektifakan pada tempat umum yaitu di KUA, Polsek, Bank BRI, Damramil, tempat Ibadah, Pasar dan Jalan raya diarea Kecamatan Pakisaji pada hari Selasa (14/04/2020), aksi sosial ini berasal dari inspirasi PAH Kec Pakisaji dalam menyikapi covid 19 yang saat ini sedang mewabah.
Bank BRI
    Koordinator PAH Kec. Pakisaji Bapak Ust Syaipul, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kekompakan kita sebagai ikhtiyar pencegahan covid 19 yang sering dikenal dengan virus corona. Dalam proses pembuatan dan penyemprotan sebagai kordinator beliau mengajak, membimbing dan terjun langsung dalam proses aksi tersebut.
    Semoga kegiatan ini bermanfaat menimbulkan kemaslahatan untuk umat dan meringankan beban msyarakat sehingga masyarakat aman sehat selamat dari penularan Covid 19, dengan terjalinnya kerja sama antara PAH dan Polsek Pakisaji. Mudah mudahan Allah senantiasa memberikan petunjuk dan pertolongannya kepada Hambanya.
Polsek ( Bambang ) mengatakan, kegiatan ini sangat bagus apalagi disuasan seperti yang sedang merabahnya wabah Covid 19, salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus tersebut , jika semua elemen masyarakat punya kesadaran untuk saling berbuat mencegah penyebarannya maka wabah ini akan segera lenyap dari tanah pertiwi khususnya dikecamatan Pakisaji, Kami sangat berterima kasih kepada Penyuluh Agama dikecamatan Pakisaji yang selalu aktif dalam diberbagai kegiatan baik keagamaan maupun sosial dan terus bergerak untuk membimbing kehidupan masyarakat . 
Ust. Saiful Mustofa ( Kepala KUA ) mengatakan kegiatan ini sudah dilakukan beberapa kali oleh PAH, baik secara mandiri maupun kerjasama dengan pihak lain, Penyuluh Agama ini pempunyai peranan penting dalam mensosialisasikan berbagai info dari Kemenag Kab Malang karena Penyulu adalah pegawai dilingkungan kementerian agama yang berhubungan langsung dengan masyarakat, apalagi dengan adanya wabah ini, penyuluh pempunyai peran penting dalam membimbing masyarakat untuk selalu hidup bersih dan mematuhi protokoler kesehatan.

Jumat, 10 April 2020

PAH Kecamatan Pagelaran Peduli Kaum Duafa'

PAH Kecamatan  Pagelaran Peduli Dampak Covid 19 dengan cara Bagi - Bagi Sembako kepada Kaum Dhuafa
   Aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, dalam rangka menjaga ketahanan pangan dampak penyebaran  Covid 19 PAH Kecamatan Pagelaran melaksanakan kegiatan Bakti Sosial bagi - bagi sembako di Desa Clumprit Kec. Pagelaran Kabupaten Malang pada (09/04/2020), aksi sosial ini berasal dari inspirasi Penyuluh dalam menyikapi covid 19 yang saat ini sedang mewabah.
    Kordinator PAH Kec. Pagelaran Bapak Ust Mufid Wahudi  mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kekompakan kita sebagai ikhtiyar pencegahan covid 19 yang sering dikenal dengan virus corona. Dalam proses pembuatan atau pembungkusan sembako sebagai kordinator beliau mengajak, membimbing dan terjun langsung dalam proses bagi - bagi sembako tersebut.
Dana yang digunakan untuk bakti sosial ini diambil dari Iuran anggota dan pengumpulan sampah non organic yang dikelola oleh Ancor Care Pagelaran yang diambil dari msyarakat kec. Pagelaran yang selama ini kami sering bekerjasama dengan PAC. GP ANSOR Pagelaran, dan kegiatan ini kami kerjasama dengan GP Ansor dan ISNU ( Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ) Pagelaran
   
Ust. Hasyim Asy'ari ( ketua ISNU ) mengatan " Semoga kegiatan ini bermanfaat menimbulkan kemaslahatan untuk umat dan meringankan beban msyarakat khususnya desa Clumprit sehingga masyarakat aman sehat selamat dari keterpurukan pangan dengan terjalinnya kerja sama antara PAH, PAC GP Ansor, ISNU dan masyarakat. Mudah mudahan Allah senantiasa memberikan petunjuk dan pertolongannya kepada Hambanya.
"Kegiatan pembagian sembako ini rutin dilakukan tiap bulan dengan sasaran kaum duafa' yang ada di pagelaran dg cara perbulan satu desa, di desa clumprit ini sudah pembagian bulan yang ke 3, sebelumnya di desa Banjarejo dan Suwaru." ujar Marsidi ( ketua GP Ansor )
Edy Sutrisno ( PAIF ) mengatakan, kegiatan ini sangat bagus apalagi disuasan seperti yang sedang merabahnya wabah Covid 19, salah satu cara untuk metingankan beban hidup para duafa sebagai wujud menjaga ketahanan pangan maka PAH Pagelaran terus bergerak untuk membantu meringankan beban hidup mereka. 
Pendistribusian Sembako
Pembagian Sembako

Selasa, 07 April 2020

PAH Kromengan Peduli Penyebaran Virus Corona

Selasa, 07 April 2020

Penyuluh Agama Islam Kromengan bergerak melawan penyebaran Virus Corona dengan melakukan penyemprotan cairan Desinfektan pada tempat-tempat umum terutama pada tempat Ibadah dan rumah warga yaitu pada Masjid, Musholla , TPQ dan Madin.
 Koordinator PAH Kromengan, Nur Faizah mengatakan bahwa setelah ada anjuran  dari pimpinan Pokjaluh terkait kondisi darurat Corona pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak KUA.

"Alhamdulillah, setelah berkoordinasi dengan KUA mendapat tanggapan yang baik, dan akhirnya kita lakukan bersama-sama", ujarnya.


Lies Nur wahidah selaku FAIF Kromengan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan antisipasi atas merebaknya virus Corona.

"Kami ingin masyarakat yang melaksanakna ibadah sholat jumat tenang dan khusuk serta tidak khawatir adanya virus Corona", jelasnya.

Lebih lanjut, Lies nur wahidah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bakti Penyuluh  kepada masyarakat.

"Kami ingin memberikan manfaat, dalam situasi seperti ini, kami ingin berbuat untuk masyarakat", ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang, Drs H Nurkholis ditempat berbeda menyampaikan via sambungan telephon bahwa penyuluh di Kromengan dianjurkan ikut berperan aktif dalam penanggulangan penyebaran Virus Corona dengan cara memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang antisipasi penyebaran virus tersebut dan melakukan pencegahan dengan cara penyemprotan cairan desinfektan karena penyuluh  adalah ujung tombak Kementerian Agama untuk memberikan keterangan kepada masyarakat serta penyuluh ini mempunyai kelompok binaan yang berada di Majelis taklim.

Sesuai instruksi pimpinan Pokjaluh Kabupaten Malang, Gus Asror, kami hentikan semua kegiatan majelis taklim dan fokus pada kegiatan kerelawanan untuk pencegahan virus Corona.





Jumat, 27 Maret 2020

PAH Kec Pakisaji peduli covid 19 dengan cara penyemprota Desenfiktan


Pencegahan COVID 19 Bersama Penyuluh Agama Islam Kec Pakisaji Kab Malang

   Aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, dalam rangka pencegahan  Covid 19 Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pakisaji melaksanakan kegiatan Penyemprotan Desinfektan dan pemberian sanitiser di Masjid Darul Muttaqin  Desa Jatisari dan Masjid Syihabuddin dan puluhan rumah warga Desa Tambak Sari Kec. Pakisaji Kabupaten Malang pada (27/03), aksi sosial ini berasal dari inspirasi penyuluh agama islam dalam menyikapi covid 19 yang saat ini sedang mewabah.

    Kordinator Penyuluh Agama Islam Fungsional Kec. Pakisaji Bapak Ust Marsidi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan  wujud kekompakan kita sebagai ikhtiyar pencegahan covid 19 yang sering dikenal dengan virus corona. Dalam proses pembuatan cairan desinfektan sebagai kordinator beliau mengajak, membimbing dan terjun langsung langsung dalam proses pembuatan cairan tersebut.

   Kemudian Ketua Penyuluh Agama Islam Non PNS Bapak Ust Saiful Bakri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan baik dari kepala KUA Kec Pakisaji, Staff Kua, Takmir masjid dan teman teman penyuluh agama islam kec. Pakisaji.

    Semoga kegiatan ini bermanfaat menimbulkan kemaslahatan untuk umat dan terwujudnya pencegahan covid 19 sehingga masyarakat aman sehat selamat dari segala macam penyakit dengan terjalinnya kerja sama antara penyuluh dan masyarakat. Mudah mudahan Allah senantiasa memberikan petunjuk dan pertolongannya kepada Hambanya.

Pakisaji, 27 Maret 2020

Sabtu, 29 Februari 2020

Sosialisasi Pengajuan Piagam TPQ, MADIN, PONPES dan Majelis Taklim

Kec. Turen. Penyuluh Agama Islam Gelar Sosialisasi Pengajuan Piagam TPQ, Madin, Ponpes, Dan Majelis Taklim Kab. Malang (Penyuluh), Jum’at, 28 Pebruari 2020 Penyuluh Agama Islam Kecamatan Turen menggelar sosialisasi pengajuan pembuatan piagam bagi pengurus Pondok Pesantren (Ponpes), Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) se-kecamatan Turen. Kegiatan yang diikuti sebanyak 300 lebih peserta dari pengurus lembaga pendidikan Islam Non Formal se-Kecamatan turen tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Malang Drs. H. Irfan Hakim, MA. Kepala KUA Kecamatan Turen H. Abd Salam, S.Ag. M,Sy. Ketua FKPQ, Ketua FKDT, perwakilan MUI Kecamatan Turen, dan Kepala Desa Sananrejo. "Kegiatan ini dilaksanakan karena keprihatinan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Turen yang mengetahui bahwa masih banyak warga turen yang simpangsiur terkait pengajuan piagam terdaftar dan ijin operasional TPQ, Madin, Ponpes, Dan Majelis Taklim”, ucap Sukanto selaku Koordinator Penyuluh Agama Islam Honorer Kecamatan Turen. Selaku kepada desa sananrejo, Hj. Erna yustining mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaannya karena desa Sananrejo sering dijadikan tempat untuk kegiatan keagamaan dan menjadi desa binaan pusaka sakinah di kecamatan turen, semoga jalinan kerjasama antara ulama dan umaro selalu terjalin dengan baik sehingga menjadikan desa sananrejo menjadi desa yang baldatun toyyibah wa robbun ghofur. TPQ, MADIN dan PONPES serta Majelis Taklim itu adalah aset kita yang harus dijaga, dilestarikan dan segera di urus perizinannya agar dikemudian hari tidak bermasalah dan ada pengakuan dari Kementerian Agama, dalam sambutan Abd. Salam selaku Kepala Kua Kecamatan Turen. Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Malang, Irfan Hakim mengatakan bahwa piagam merupakan bukti lembaga kita terdaftar dan diakui di kementerian agama Kabupaten Malang, selain itu beliau menghimbau agar para orang tua dan guru bisa mendidik anak/santri dengan hati agar bisa menjadikan santri kita menjadi manusia yang membawa manfaat dan barokah. Selanjutnya, Muhammad asrorur robbani selaku Ketua Pokjaluh Kabupaten Malang menerangkan alur pengajuan piagam TPQ, Madin, Ponpes, dan Majelis Taklim beserta syarat dan blangko yang harus di siapkan ketika kita mengajukan permohonan piagam tersebut. Ditambahkannya, saat ini menurutnya lembaga-lembaga pendidikan Islam memiliki peran yang sangat strategis dan merupakan lahan yang sangat subur dalam mencetak generasi muda muslim yang potensial serta menjadi tempat khusus dalam proses transfer ilmu pengetahuan agama Islam diera modern saat ini. sehingga kedepan keberadaannya bisa memfilter efek negatif dari pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pemahaman yang menyimpang/radikal.(asr)

Rabu, 19 Februari 2020

Penyuluh Agama Islam Kec Kromengan kerjasama GP ANSOR Pegelaran Peduli sampah

Penyuluh Agama Islam Kec. Kromengan Menuju Masyarakat Peduli Sampah
    Menurut (Jambeck. Jenna, 2015) peneliti dari Universitas Georgia direktur dari Center for Circular Materials Management merilis temuan bahwa Indonesia merupakan salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Hal ini dapat kita rasakan secara nyata dengan melihat tumpukan sampah di tempat pembuangan ahir yang semakin bertembah tanpa adanya proses daur ulang, sungai-sungai yang penuh dengan sampah. bahkan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) mengatakan terdapat 187,2 juta ton sampah plastik di Indonesia berakhir di samudera. Semua itu bisa terjadi karena kebiasaan masyarakat Indonesia yang kurang sadar terhadap kebersihan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

(Pengambilan sampah oleh GP ANSOR Pagelran)

“Pengangkutan sampah di salah satu Posko Shodaqoh Sampah”
Kesadaran masyarakat terhadap sampah itulah yang coba dibiasakan oleh masyarakat kec. Kromengan yang di motori Penyuluh Agama Islam kec. Kromengan yang kerjasama dengan PAC GP ANSOR Kec Pagelaran. Melalui jamaah binaan, para Penyuluh mulai menyadarkan masyarakat pentingnya untuk tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi dengan adanya gagasan oleh salah satu PAIF yaitu Marsidi bahwa sampah dapat dijadikan sebagai shodaqoh, membuat masyarakat semakin antusias dengan adanya gagasan tersebut. Bukan hanya jamaah binaan, bahkan kini semua masyarakat, dari usia 
anak-anak, remaja, sampai dewasa kini ikut peran aktif dalam pengumpulan sampah. 
Luqman ( Koordinator Shodaqoh sampah dari ANSOR ) menyatakan Kami dari ANSOR Pagelaran sangat megapresiasi kepada Penyuluh Agama di Kecamatan Kromengan yang peduli dengan lingkungan melalui gerakan peduli sampah, kami bertugas mengambil dan mengelola, hasilnya 25% diambil ANSOR itupun juga digunakan untuk santunan kaum Dhuafa' melalui "ANSOR CARE".


“Semua kalangan bersemangat mengumpulkan sampah” 
    Sebuah kegiatan yang diberi nama Shodaqoh Jariah Sampah tersebut kini menjadi ikon bagi Penyuluh Agama Islam serta seluruh masyarakat kec. Kromengan. “Ketika ibu-ibu mengumpulkan sampah untuk dishodaqohkan, maka ibu-ibu akan mendapatkan 3 manfaat, yaitu (1) menyelamatkan lingkungan, (2) mencegah tandusnya tanah akibat pembakaran sampah, dan (3) mendapat pahala shodaqoh jariah” tutur Marsidi (PAIF) setiap sosialisai ke jamaah bersama Penyuluh Agama Islam kec. Kromengan. Marsidi bersama Penyuluh Agama Islam kec. Kromengan berharap dapat merubah kebiasaan masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan menjadi peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan adanya program Shodaqoh Jariah Sampah. 

Selasa, 31 Desember 2019

Form Untuk Pengisian PAH yang Lulus Seleksi Periode 2020/2024

Untuk Melengkapi data penyuluh agama Islam Non PNS yang lulus seleksi tanggal 23 Desember 2019 kepada semua penyuluh untuk mengisi data online di FORM DATA ONLINE

Pengumuman Hasil Seleksi Penyuluh Non PNS Masa Bakti 2020-2024

Tahap panjang penjaringan penyuluh Agama Islam Non PNS periode 2020-2024 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang telah usai. Pendaftar sebanya 483 orang yang memenuhi syarat administrasi sebanyak 374 kemudian tanggal 8 Desember 2019 dilaksanakannya tes tulis dan 9 Desember 2019 tes wawancara. Dari hasil rangkaian tes tersebut maka pada hari Senin tanggal 23 Desember 2019 diumkannya dengan peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 264 orang sekabupaten Malang, untuk melihat lebih lengkapnya bisa dilihat di DOWNLOAD